Halang Rintang

Semua Pengetahuan Ada Disini

Pengetahuan

CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN

CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN

Halangrintang.com – CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN. Admin disini mencoba membagikan hasil makalah yang bisa mimin bagikan untuk kalian, jika ada salah kata didalam makalah ini, mimin minta maaf sebesar-besarnya.

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

             Agama islam adalah salah satu agama yang memiliki pengaruh sangat kuat. Dalam perkembangannya islam selalu mengalami kemajuan sangat pesat diseluruh dunia, baik itu dibidang ilmu pengetahuan, budaya, sosial, politik dan lain-lain. Kemajuan yang telah dicapai oleh bangsa-bangsa Barat pada priode ini sebenarnya memiliki kolerasi yang erat dengan perkembangan peradaban  dunia Islam. Kelemahan dan kemunduran dunia Islam dimanfaatkan oleh bangsa-bangsa Barat untuk bergerak menuju kearah negara-negara Islam serta menguasai dan menjajahnya. Menyadari kekalahan dan kelemahan dalam berbagai aspek kehidupan dari bangsa-bangsa Barat, umat Islam mulai bangkit kembali untuk mengejar ketertinggalan dan keterbelakangan, untuk mengejarketertinggalan tersebut memaksa para penguasa Islam untuk banyak belajar dari Eropa, kemudian Islam bangkit kembali yang disebut dengan masa pembaharuan, dimana pembaharuan ini ditandai dengan kesadaran dirinya terhadap kelemahan dirinya dan adanya dorongan untuk memperoleh kemajuan dalam berbagai bidang. Khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

             Negara adidaya Amerika serikat adalah salah satu Negara yang juga memiliki penganut Islam yang cukup banyak. Namun tidak diketahui secara pasti kapan agama Islam masuk ke Amerika, dan siapa yang membawa agama Islam masuk ke Amerika. Sebagian ahli sejarah kontemporer telah berspekulasi  bahwa para pelaut muslim adalah orang-orang pertama yang menyeberangi samudra Atlantik dan tiba di pantai-pantai Amerika. Ahli-ahli sejarah lainnya telah berspekulasi bahwa Christopher Columbus telah di bimbing, untuk mendarat di benua tersebut oleh navigator-navigator dan pembantu-pembantu Muslim Andalusia atau Maroko yang jasa-jasanya telah Colombus beli, namun ada juga yang mengatakan bahwa Islam masuk ke Amerika sebelum Colombus menemukan benua Amerika.

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana perkembangan Islam di Kawasan Afrika?
  2. Bagaimana perkembangan Islam di Kawasan Timur Tenggah?
  3. Bagaimana perkembangan Islam di Kawasan Asia Tenggara?
  4. Bagaimana perkembangan Islam di Kawasan Cina?
  5. Bagaimana perkembangan Islam di Kawasan Amerika?
  6. Bagaimana perkembangan Islam di Kawasan Eropa?

C. Tujuan Pembahasan

Makalah ini di buat untuk  bertujuan  :

  1. Untuk mengetahui  perkembangan Islam di Kawasan Afrika
  2. Untuk mengetahui perkembangan Islam di Kawasan Timur Tenggah
  3. Untuk mengetahui perkembangan Islam di Kawasan Asia Tenggara
  4. Untuk mengetahui perkembangan Islam di Kawasan Cina
  5. Untuk mengetahui perkembangan Islam di Kawasan Amerika
  6. Untuk mengetahui perkembangan Islam di Kawasan Eropa

BAB II

PEMBAHASAN

 A. Perkembangan Islam  di Kawasan Afrika

             Islam mungkin masuk ke Afrika sebelum dimulainya kalender Islam (Hijriyah) ketika sejumlah sahabat Rasulullah SAW pergi ke Habasyah (Abessinia) untuk mencari perlindungan dari kafir Quraisy. Mungkin orang Afrika yang paling awal masuk Islam adalah Bilal bin Rabah, seorang budak yang dimerdekakan dan menjadi sahabat Nabi SAW. Sarana penyebaran Islam di benua ini dilakukan melalui berbagai cara, misalnya, ekspansi melalui penaklukan, seperti yang terjadi di Afrika Utara. Setelah Arab menaklukan Afrika Utara pada abad ketujuh dan delapan Masehi, terjadi proses Islamisasi dan Arabisasi di Afrika Utara.

             Sementara itu, Islam masuk ke Afrika bagian selatan melalui para budak Melayu yang dibawa oleh orang Eropa ke wilayah itu. Di Afrika timur, faktor Arab tampak jelas pada kedatangan dan ekspansi Islam sejak masa-masa awal hingga abad ke-20. Secara umum, penyebaran Islam di Afrika tidak terlepas dari persaingan antara Islam dan Kristen serta antara Islam dan Westernisasi sekuler. Meskipun demikian, Islam tetap berkembang di benua ini. Hampir separuh dari total populasi di Afrika adalah Muslim. Pada 2002 jumlah umat Islam diperkirakan mencapai 45 persen dari penduduk Afrika.

B. Perkembangan Islam  di Kawasan Timur Tengah

             Orang-orang barat yang mengagung-agungkan ilmu pengetahuan saat ini tidak lepas dari pengaaruh ilmuwan muslim pada abad pertengahan dimana pada saat itu umat Islam sedang mengalami kejayaan sementatara orang-orang di Erokpa sedang kesulitan (The Dark Age). Peradaban Islam saat itu sedang sangat maju-majunya. Hal ini menunjukkan bahwa Islam di Timur Tengah mendapakan kejayaannya dimana banyak orang-orang luar Arab yang belajar dan datang silih berganti ke kota Baghdad untuk memeperoleh ilmu pengetahuan yang oleh sebagian orang barat sangat sulit mendapatkan akses di negaranya. Hal ini tentunya berkaitan dengan kebijakan pemerintah, saat itu tengah marak di Eropa dimana ilmu pengetahuan dikekang oleh pemuka agama (pendeta dan paus).

             Khalifah Harun Al-Rasyid yang sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan sadar bahwa hanya inilah yang sangat penting untuk membangun peradaban kotanya. HaI ini pula yang membuat Islam khususnya di daerah Baghdad mengalami kemajuan. Arsitektur kota ini mengalami perkembangan yang  sangat luar biasa dimana banyak bangunan, taman-taman bagus dan perpustkaan guna menampung semua karya pengetahuan sehingga menarik orang barat untuk langusng belajar di Bagdad. Tidak hanya belajar, mereka juga mencatat ulang karya ilmuwan besar Islam dan kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa yang diperuntukkan bagi orang-orang Eropa. Hal ini membuat banyak karya-karya besar ilmuwan Islam yang dijiplak dan dikonsumsi orang-orang Eropa untuk membangun peradabannya. Hal inilah yang tidak diperhatikan oleh khalifah pasca Harun Al-Rasyid.

             Faktor lain yang menyebabkan Islam dapat berkembang pesat di Arab Saudi di samping karena dukungan pemeritah juga karena faktor kesejarahan basis umat Islam sejak masa Nabi SAW, juga karena Arab saudi menjadi terminal berbagai informasi pembaruan dan perkembangan Islam di negara-negara lain, termasuk corak pembaruan dan perekembangan Islam di Indonesia. Ada kaitannya dengan Arab saudi sebagai tempat belajar para ulama Indonesia di masa lalu, masa sekarang.

             Dibagian dunia Arab bagian timur yakni daerah-daerah Arab selatan semanjung Arab terutama Yaman, yang merupakan satu-satunya wilayah daerah ini yang memeluk Islam secara damai. Mereka rnelanjutkan pola-pola kebudayaan. Menetapnya dengan tradisi yang cukup mapan, sering dengan Bendungan Ma’rib yang terkenal itu yang dibangun pada masa jauh sebelum tahun-tahun masehi.

Bahkan wilayah ini bisa dipandang sebagai akar utama tradisi Arab ( kuno) secara keseluruhan. Masyarakatnya yang murni kaum Arab eksklusivitas wilayahnya tercermin daram arsitektur dan penataan kotanya. Ia memiliki wilayah kebudayaan yang dapat dibedakan dengan mudah dengan semenenjung Arab lainya, terutanya clalam aspek-aspek visual kesenianya, juga ungkapan intelektual, dan sastra rakyatnya.

             Orang-orang barat yang sudah menguasai macam-macam pengetahuan ini kemudian membakar habis buku-buku yang ada di perpustakaan Baghdad. Tidak hanya itu hal ini jugu kemudian merembet pada perkembangan pengetahuan Islam di Spanyol dimana mereka juga mulai dikikis oleh orang-orang Kristen yang mulai bangkit. Raja Ferdinand kemudian berkuasa di Spanyol dan merombak total kota-kota di spanyol dan mengganti bangunan  masjid menjadi gereja Hilangnya bukti-bukti otentik dari peradaban Islam membuat Islam saat ini kesulitan rmtuk berkembang mengingat sebagian besar karya ilmuan muslim yang telah diterjemahkan kedalam bahasa asing. Fenomena yang berkembang saat ini adalah bagaimana orang-orang di Timur Tengah mulai membangrm kembali peradabannya dengan menjadikan Iran sebagai leadernya.

             Berkembangnya ilmu pengetahuan dapat membuat negara-negara di Eropa dan  Amerika khawatir akan semakin meluasnya pengaruh hal tersebut. Hal inilah yang kemudian diusahakan oleh orang-orang Eropa dan Amerika guna menutup akses ilmu pengetahuan kepada orang-orang Islam.

C. Perkembangan Islam  di Kawasan Asia Tenggara

             Islam masuk ke Asia Tenggara disebarluaskan melalui kegiatan kaum pedagang dan para sufi. Hal ini berbeda dengan daerah Islam di dunia lainnya yang disebarluaskan melalui penaklulan Arab dan Turki. Islam masuk di Asia Tenggara dengan jalan damai, terbuka dan tanpa pemaksaan sehingga Islam sangat mudah diterima masyarakat Asia Tenggara.

             Mengenai kedatangan Islam di negara-negara yang ada di Asia Tenggara hamper semuanya didahului oleh interaksi antara masyarakat di wilayah kepulauan dengan para pedagang Arab, India, Bengal, Cina, Gujarat, Iran, Yaman dan Arabia Selatan. Pada abad ke-5 sebelum Masehi Kepulauan Melayu telah menjadi tempat persinggahan para pedagang yang berlayar ke Cina dan mereka telah menjalin hubungan dengan masyarakat sekitar Pesisir. Kondisi semacam inilah yang dimanfaatkan para pedagang Muslim yang singgah untuk menyebarkan Islam pada warga sekitar pesisir.

B.  Faktor faktor yang menyebabkan Islam masuk Asia Tenggara

            Menurut Uka Tjandra Sasmita, prorses masukya Islam ke Asia Tenggara yang berkembang ada enam, yaitu:

1)      Faktor Perdagangan

             Pada taraf permulaan, proses masuknya Islam adalah melalui perdagangan. Kesibukan lalu-lintas perdagangan pada abad ke-7 hingga ke-16 membuat pedagangpedagang Muslim (Arab, Persia dan India) turut ambil bagian dalam perdagangan dari negeri-negeri bagian Barat, Tenggara dan Timur Benua Asia. Saluran Islamisasi melaui perdagangan ini sangat menguntungkan karena para raja dan bangsawan turut serta dalam kegiatan perdagangan, bahkan mereka menjadi pemilik kapal dan saham. Mereka berhasil mendirikan masjid dan mendatangkan mullah-mullah dari luar sehingga jumlah mereka menjadi banyak, dan karenanya anak-anak Muslim itu menjadi orang Jawa dan kaya-kaya. Di beberapa tempat penguasa-penguasa Jawa yang menjabat sebagai Bupati Majapahit yang ditempatkan di pesisir Utara Jawa banyak yang masuk Islam, bukan karena hanya faktor politik dalam negeri yang sedang goyah, tetapi karena factor hubungan ekonomi drengan pedagang-rpedrarrgarng Muslim.

             Perkembangan selanjutnya mereka kemudian mengambil alih perdagangan dan kekuasaan di tempat-tempat tinggalnya.

2)      Faktor Perkawinan

             Dari sudut ekonomi, para pedagang Muslim memiliki status sosial yang lebih baik daripada kebanyakan pribumi, sehingga penduduk pribumi terutama puteri-puteri bangsawan, tertarik untuk menjadi isteri saudagar-saudagar itu. Sebelum dikawin mereka diislamkan terlebih dahulu. Setelah mereka mempunyai keturunan, lingkungan mereka makin luas, akhirnya timbul kampung-kampung, daerah-daerah dan kerajaan Muslim.

             Dalam perkembangan berikutnya, ada pula wanita Muslim yang dikawini oleh keturunan bangsawan; tentu saja setelah mereka masuk Islam terlebih dahulu. Jalur perkawinan ini jauh lebih menguntungkan apabila antara saudagar Muslim dengan anak bangsawan atau anak raja dan anak adipati, karena raja dan adipati atau bangsawan itu kemudian turut mempercepat proses Islamisasi. Demikianlah yang terjadi antara Raden Rahmat atau sunan Ampel dengan Nyai Manila, Sunan Gunung Jati dengan puteri Kawunganten, Brawijaya dengan puteri Campa yang mempunyai keturunan Raden Patah (Raja pertama Demak) dan lain-lain.

3)      Faktor Tasawuf

             Pengajar-pengajar tasawuf atau para sufi mengajarkan teosofi yang bercampur dengana jaran yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Mereka mahir dalam soal magis dan mempunyai kekuatan-kekuatan menyembuhkan. Diantara mereka juga ada yang mengawini puteri-puteri bangsawab setempat. Dengan tasawuf, “bentuk” Islam yang diajarkan kepada penduduk pribumi mempunyai persamaan dengan alam pikiran mereka yang sebelumnya menganut agama Hindu, sehingga agama baru itu mudah dimengerti dan diterima. Diantara ahli-ahli tasawuf yang memberikan ajaran yang mengandung persamaan dengan alam pikiran Indonesia pra-Islam itu adalah Hamzah Fansuri di Aceh, Syekh Lemah Abang, dan Sunan Panggung di Jawa. Ajaran mistik seperti ini masih dikembangkan di abad ke-19 M bahkan di abad ke-20 M ini.

4)      Faktor Pendidikan

             Islamisasi juga dilakukan melalui pendidikan, baik pesantren maupun pondok yang diselenggarakan oleh guru-guru agama, kiai-kiai dan ulama. Di pesantren atau pondok itu, calon ulama, guru agama dan kiai mendapat pendidikan agama. Setelah keluar dari pesantren, mereka pulang ke kampung masing-masing atau berdakwak ketempat tertentu mengajarkan Islam. Misalnya, pesantren yang didirikan oleh Raden rahmat di Ampel Denta Surabaya, dan Sunan Giri di Giri. Kleuaran pesantren ini banyak yang diundang ke Maluku untuk mengajarkan Agama Islam.

5)      Faktor Kesenian

             Saluran Islamisasi melaui kesenian yang paling terkenal adalah pertunjukan wayang. Dikatakan, Sunan Kalijaga adalah tokoh yang paling mahir dalam mementaskan wayang. Dia tidak pernah meminta upah pertunjukan, tetapi ia meminta para penonton untuk mengikutinya mengucapkan kalimat syahadat. Sebagian besar cerita wayang masih dipetik dari cerita Mahabarata dan Ramayana, tetapi dalam serita itu di sisipkan ajaran nama-nama pahlawan Islam. Kesenian-kesenian lainnya juga dijadikan alat Islamisasi, seperti sastra (hikayat, babad dan sebagainya), seni bangunan dan seni ukir.

6)      Faktor Politik

             Di Maluku dan Sulawesi selatan, kebanyakan rakyat masuk Islam setelah rajanya memeluk Islam terlebih dahulu. Pengaruh politik raja sangat membantu tersebarnya Islam di daerah ini. Di samping itu, baik di Sumatera dan Jawa maupun di Indonesia Bagian Timur, demi kepentingan politik, kerajaan-kerajaan Islam memerangi kerajaan-kerajaan non Islam. Kemenangan kerajaan Islam secara politis banyak menarik penduduk kerajaan bukan Islam itu masuk Islam.

D. Perkembangan Islam  di Kawasan Cina

             Islam masuk ke Cina pada masa Dinasti Tang (618-905 M), yang dibawa oleh salah seorang panglima Muslim, Saad bin Abi Waqqash RA, di masa Khalifah Utsman bin Affan RA. Menurut Chen Yuen, dalam karyanya, A Brief Study of the Introduction of Islam to China, masuknya Islam ke Cina sekitar tahun 30 H atau sekitar 651 M. Ketika itu, Cina diperintah oleh Kaisar Yong Hui (ada pula yang menyebut nama Yung Wei). Data masuknya Islam ke Cina ini dipertegas lagi oleh Ibrahim Tien Ying Ma dalam bukunya, Muslims in China (Perkembangan Islam di Tiongkok). Buku ini secara lengkap mengupas sejarah perkembangan Islam di Cina sejak awal masuk hingga tahun 1980-an.

             Sebelumnya, banyak hikayat yang berkembang mengenai masuknya Islam ke Negeri Tirai Bambu ini. Namun, semua hikayat itu menceritakan adanya tokoh utama di balik penyebaran agama Islam di Cina. Versi pertama menyebutkan, ajaran Islam pertama kali tiba di Cina dibawa sahabat Rasulullah SAW yang hijrah ke al-Habasha Abyssinia (Ethiopia). Sahabat Nabi hijrah ke Ethiopia untuk menghindari kemarahan dan amuk massa kaum Quraisy jahiliyah. Mereka antara lain Ruqayyah, anak perempuan Nabi; Utsman bin Affan, suami Ruqayyah; Sa’ad bin Abi Waqqash dan sejumlah sahabat lainnya.

             Para sahabat yang hijrah ke Ethiopia itu mendapat perlindungan dari Raja Atsmaha Negus di Kota Axum. Banyak sahabat yang memilih menetap dan tak kembali ke tanah Arab. Konon, mereka inilah yang kemudian berlayar dan tiba di daratan Cina pada saat Dinasti Sui berkuasa (581-618 M). Sumber lainnya menyebutkan, ajaran Islam pertama kali tiba di Cina ketika Saad bin Abi Waqqash dan tiga sahabatnya berlayar ke Cina dari Ethiopia pada 616 M. Setelah sampai di Cina, Saad kembali ke Arab dan 21 tahun kemudian kembali lagi ke Guangzhou membawa Kitab Suci Alquran.

             Ada pula yang menyebutkan, ajaran Islam pertama kali tiba di Cina pada 615 M–kurang lebih 20 tahun setelah Rasulullah SAW tutup usia. Adalah Khalifah Utsman bin Affan yang menugaskan Saad bin Abi Waqqash untuk membawa ajaran Islam ke daratan Cina. Konon, Saad meninggal dunia di Cina pada 635 M. Kuburannya dikenal sebagai Geys’ Mazars. Menurut Ibrahim Tien Ying Ma dalam bukunya, Muslims in China, versi terakhir ini yang lebih valid.

             Utusan Khalifah Utsman itu diterima secara terbuka oleh Kaisar Yong Hui dari Dinasti Tang. Kaisar Yong Hui menghargai ajaran Islam dan menganggap ajaran Islam punya kesamaan dengan ajaran Konfusionisme. Untuk menunjukkan kekagumannya terhadap Islam, kaisar mengizinkan berdirinya masjid pertama di Chang-an (Kanton). Masjid itu bernama Huaisheng atau Masjid Memorial

             Islam masuk ke Cina pada masa Dinasti Tang (618-905 M), yang dibawa oleh salah seorang panglima Muslim, Saad bin Abi Waqqash RA, di masa Khalifah Utsman bin Affan RA. Menurut Chen Yuen, dalam karyanya, A Brief Study of the Introduction of Islam to China, masuknya Islam ke Cina sekitar tahun 30 H atau sekitar 651 M. Ketika itu, Cina diperintah oleh Kaisar Yong Hui (ada pula yang menyebut nama Yung Wei). Data masuknya Islam ke Cina ini dipertegas lagi oleh Ibrahim Tien Ying Ma dalam bukunya, Muslims in China (Perkembangan Islam di Tiongkok). Buku ini secara lengkap mengupas sejarah perkembangan Islam di Cina sejak awal masuk hingga tahun 1980-an. Sebelumnya, banyak hikayat yang berkembang mengenai masuknya Islam ke Negeri Tirai Bambu ini. Namun, semua hikayat itu menceritakan adanya tokoh utama di balik penyebaran agama Islam di Cina.

             Versi pertama menyebutkan, ajaran Islam pertama kali tiba di Cina dibawa sahabat Rasulullah SAW yang hijrah ke al-Habasha Abyssinia (Ethiopia). Sahabat Nabi hijrah ke Ethiopia untuk menghindari kemarahan dan amuk massa kaum Quraisy jahiliyah. Mereka antara lain Ruqayyah, anak perempuan. Nabi; Utsman bin Affan, suami Ruqayyah; Sa’ad bin Abi Waqqash dan sejumlah sahabat lainnya. Para sahabat yang hijrah ke Ethiopia itu mendapat perlindungan dari Raja Atsmaha Negus di Kota Axum. Banyak sahabat yang memilih menetap dan tak kembali ke tanah Arab. Konon, mereka inilah yang kemudian berlayar dan tiba di daratan Cina pada saat Dinasti Sui berkuasa (581-618 M). Sumber lainnya menyebutkan, ajaran Islam pertama kali tiba di Cina ketika Saad bin Abi Waqqash dan tiga sahabatnya berlayar ke Cina dari Ethiopia pada 616 M. Setelah sampai di Cina, Saad kembali ke Arab dan 21 tahun kemudian kembali lagi ke Guangzhou membawa Kitab Suci Alquran.

             Ada pula yang menyebutkan, ajaran Islam pertama kali tiba di Cina pada 615 M–kurang lebih 20 tahun setelah Rasulullah SAW tutup usia. Adalah Khalifah Utsman bin Affan yang menugaskan Saad bin Abi Waqqash untuk membawa ajaran Islam ke daratan Cina. Konon, Saad meninggal dunia di Cina pada 635 M. Kuburannya dikenal sebagai Geys’ Mazars. Menurut Ibrahim Tien Ying Ma dalam bukunya, Muslims in China, versi terakhir ini yang lebih valid.

             Utusan Khalifah Utsman itu diterima secara terbuka oleh Kaisar Yong Hui dari Dinasti Tang. Kaisar Yong Hui menghargai ajaran Islam dan menganggap ajaran Islam punya kesamaan dengan ajaran Konfusionisme. Untuk menunjukkan kekagumannya terhadap Islam, kaisar mengizinkan berdirinya masjid pertama di Chang-an (Kanton). Masjid itu bernama Huaisheng atau Masjid Memorial

E. Perkembangan Islam di Kawasan Amerika

             Islam disana berkembang dengan baik sebagaimana yang tampak dari jumlah sarana peribadahan dan di Chicago, terdapat perguruan tinggi American Islam College, di north California berdiri American Moslem School.

             Dengan adanya pusat studi islam tersebut, penerimaan bangsa Amerika terhadap islam semakin baik di banding dengan sebelumnya yang sangat negatif. seorang penulis muslim, Ali M. Mengatakan bahwa konversi agama di AS terjadi 3-4% setiap tahun dari penduduk muslim Amerika. Ia juga menerangkan bahwa ada dua faktor yang menyebabakan meningkatanya konversi agama, yaitu meningkatnya kelahiran yang alami dan meningkatnya imigrasi dari negara-negara islam, terutama di kalangan mahasiswa yang jumlahnya sangat besar datang ke Amerika

F. Perkembangan Islam di Kawasan Eropa

                Dalam sejarahnya Islam memasuki eropa pada tahun 710 M yang adanya permintaaan bantuan oleh seorang bangsawan Gothia Barat yaitu Graf Yulian dan pada saat itu berkuasa di Geuta afrika Utara kepada gubernur Afrika Utara Musa bin Nushair agar membantu keluarga “witiza” menghadapi tentara rederik yang memberontak merebut singgasana atau tahta.

             Permintaan tersebut selanjutnya oleh Musa disampaikan kepada Khalifah Walid bin Abdul Malik di Damaskus, Maka sebagai penjagaan dikirim ekspedisi pertama berjumlah 200 orang dipimpin Tharif bin Malik yang mendarat di Tarifa. Keberhasilan di Tharif meyakinkan Musa akan kesungguhan Graf Yulian, selanjutnya dikirm pasukan pilihan dibawah pimpinan Thariq bin Ziyad seorang panglima yang gagah berani melalui kota tanger terus menyebrangi selat yang ganas, yang kini kita kenal dengan nama selat Giblaltar. Untuk mengabadikan nama Thariq, pasukan tahriq mendarat di Spanyol pada tahun 91 H atau tahun 710 M. Saat itu pasukan Thariq berhasil dalam pertempurannya melawan Rodherik hingga berhasil menguasai benteng-benteng musuh, dan kota demi kota berhasil direbutnya, seperti Cordova, Malaga, Toledo ibukota Negeri Ghotia Barat.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

             CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN – Agama islam adalah salah satu agama yang memiliki pengaruh sangat kuat.   Dalam perkembangannya islam selalu mengalami kemajuan sangat pesat diseluruh dunia.

1. Perkembangan Islam  di Kawasan Afrika

             CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN – Islam mungkin masuk ke Afrika sebelum dimulainya kalender Islam (Hijriyah) ketika sejumlah sahabat Rasulullah SAW pergi ke Habasyah (Abessinia) untuk mencari perlindungan dari kafir Quraisy.

2.  Perkembangan Islam di Kawasan Amerika

             CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN – Islam disana berkembang dengan baik sebagaimana yang tampak dari jumlah sarana peribadahan dan di Chicago, terdapat perguruan tinggi American Islam College, di north California berdiri American Moslem School.

3. Perkembangan Islam  di Kawasan Timur Tengah

             CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN – Islam mungkin masuk ke Afrika sebelum dimulainya pengaaruh ilmuwan muslim pada abad pertengahan dimana pada saat itu umat Islam sedang mengalami kejayaan sementatara orang-orang di Eropa sedang kesulitan (The Dark Age). Peradaban Islam saat itu sedang sangat maju-majunya. Hal ini menunjukkan bahwa Islam di Timur Tengah mendapakan kejayaannya dimana banyak orang-orang luar Arab yang belajar dan datang silih berganti ke kota Baghdad untuk memeperoleh ilmu pengetahuan yang oleh sebagian orang barat sangat sulit mendapatkan akses di negaranya.

4. Perkembangan Islam  di Kawasan Asia Tenggara

               CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN – Islam masuk ke Asia Tenggara disebarluaskan melalui kegiatan kaum pedagang dan para sufi. Hal ini berbeda dengan daerah Islam di dunia lainnya yang disebarluaskan melalui penaklulan Arab dan Turki.

5. Perkembangan Islam  di Kawasan Cina

             CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN – Islam masuk ke Cina pada masa Dinasti Tang (618-905 M), yang dibawa oleh salah seorang panglima Muslim, Saad bin Abi Waqqash RA, di masa Khalifah Utsman bin Affan RA

6. Perkembangan Islam di Kawasan Eropa

            CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN –  Dalam sejarahnya Islam memasuki eropa pada tahun 710 M yang adanya permintaaan bantuan oleh seorang bangsawan Gothia Barat yaitu Graf Yulian dan pada saat itu berkuasa di Geuta afrika Utara kepada gubernur Afrika Utara Musa bin Nushair agar membantu keluarga “witiza” menghadapi tentara rederik yang memberontak merebut singgasana atau tahta.

B. Saran

             CONTOH MAKALAH PERKEMBANGAN ISLAM DI BERBAGAI KAWASAN – Kami selaku penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran pembangun dari pembaca sangat disarankan demi penyempurnaan makalah-makalah selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

https://id.scribd.com/doc/194579613/PERKEMBANGAN-ISLAM-DI-TIMUR-TENGAH-DAN-BARAT

https://id.scribd.com/doc/213093315/Proses-Masuknya-Islam-Di-Asia-Tenggara

https://www.kompasiana.com/nadiaadindafauziahputri/5cbb347ecc52836cc76186e3/masuknya-islam-ke-amerika

Leave a Reply

Theme by Anders Norén